Skip to main content

Posts

PERAYAAN SEJATI KENAIKAN YESUS KE SURGA (HARI -3)

Setidaknya ada 3 hal yang tampak jelas dinyatakan kepada murid-murid Yesus pada saat Dia naik ke surga. Pertama adalah bahwa Dia tidak mati, melainkan hidup. Yang terangkat ke surga itu alah Dia yang telah bangkit dari kematian, yng bahkan beberapa saat sebelum terangkat pun masih berbicara kepada para murid-Nya (Kis. 1:9). Kedua, Dia menunjukkan bahwa Dia berkuasa. Dia naik dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa (Mrk.16:19). Itulah tempat Yesus yang semula. Dia ada bersama dengan Allah Bapa sejak sebelum dunia diciptakan, Dia setara dengan Allah dan Dia memang Allah. Beberapa waktu lamanya Dia mengosongkan diri-Nya untuk mengambil rupa yang kurang dari Allah namun kini Dia kembali pada posisi-Nya yang semula: Allah yang penuh kuasa. Mengetahui kedua hal di atas saja telah cukup membanggakan bagi kita. Tetapi, ada yang lebih daripada itu. Pribadi yang hidup dan berkuasa itu juga berjanji, "Aku menyertai kamu hingga akhir zaman" (Mat 28:20). Adakah yang lebih besar daripada in...

HIDUP SEBAGAI TERANG DUNIA (HARI - 2)

Setiap kita dipanggil dan diberi kuasa untuk menjadi terang bagi dunia. Salah satu pernyataan paling tegas dalam pengajaran Yesus adalah ”Kamulah terang dunia” (Mat. 5:14). Tetapi pada saat yang lain, Dia pun bersaksi,"Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup"(Yoh 8:12). Itu artinya pada saat kita menjadi pengikut Kristus, sang Terang Dunia Sejati yaitu Kristus, bersinar atas kita dan melalui kita. Kita ditentukan untuk menyinarkan terang kemuliaan Tuhan supaya dunia yang gelap ini boleh mengenal Dia sebagai Juruselamat dan Tuhan, penguasa segala kehidupan. Kitalah duta-duta Kerajaan Allah untuk memberitahukan kepada dunia yang akan binasa ini bahwa ada suatu tempat yang sangat mulia yang akan didiami bersama-sama orang-orang yang dimuliakan dan Yang Mahamulia itu sendiri. Melalui hidup orang-orang percaya yang menyinarkan terang Tuhan, mereka yang sesat dan terhilang melihat kembali sinar ...

HILANGNYA KASIH MULA-MULA = DOSA BESAR (HARI - 1)

Orang-orang Kristen seringkali berpikiran bahwa dosa-dosa yang menyolok sangat menyakiti hati Tuhan. Ini kemudian menjadi pemahaman bahwa asalkan hidup lurus-lurus saja, tidak menjadi orang yang jahat, ramah dan baik kepada semua orang, rajin datang ke gereja atau sudah aktif dalam kegiatan pelayanan - maka kita baik-baik saja di hadapan Tuhan dan hati-Nya sudah disenangkan. Sayangnya tidak demikian yang dikatakan oleh Yesus sendiri kepada jemaat di Efesus. Dalam Wahyu 2:4-5 dikatakan : "Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan." Apakah kita semua mengetahui dan memahami kebenaran ini? Kehilangan kasih yang semula, yang membara, penuh gairah dan cinta, yang menggebu-gebu ingin selalu dekat dan senantiasa memikirkan Tuhan dalam tiap langkah hidup kita - ya, kehilangan kasih yang demikian adalah KEJATUHAN YANG BES...

IBADAH YANG MENDATANGKAN MURKA

1.       Mereka tidak mengenal Tuhan (ayat 3) Mereka datang beribadah tetapi tidak dengan hati yang sungguh-sungguh rindu untuk mengenal Dia, kerinduan-Nya, jalan-jalan-Nya serta kehendak dan rencana-Nya. Mereka datang untuk banyak motif-motif pribadi. Mereka datang ke gereja tetapi sesungguhnya hati dan pikiran mereka tidak sungguh-sungguh menginginkan Dia. 2.       Mereka dihajar namun tidak ada pertobatan (ayat 5-6) Mereka datang ke gereja atau acara-acara ibadah dengan hati yang keras dan tegar tengkuk. Roh yang miskin di hadapan Allah tidak didapati di dalam hati mereka. Mereka menghadap Tuhan dengan sikap hati yang sombong dan merasa benar sehingga tidak perlu untuk merendahkan diri dan bertobat. Inilah perbedaan antara sikap hati seorang pemungut cukai dengan orang farisi seperti yang dikatakan oleh Yesus, yang sama-sama sedang berdoa kepada Tuhan. Pemungut cukai datang dengan roh pertobatan dan hati yang hancur sedangkan orang fa...