Oleh: Ruth Yanti Tampinongkol Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya. (Amsal 27:17) Kutipan ayat diatas merupakan sebuah pesan penting yang menyingkapkan sebuah rahasia hati Tuhan -yang disampaikan-Nya melalui raja Salomo- supaya manusia saling belajar dari sesamanya baik melalui kekurangan maupun kelebihannya. Memang benar bahwa manusia tidak bisa mengubah sesamanya karena hanya Tuhan yang sanggup melakukannya tetapi Tuhan senang memakai manusia untuk saling mengasah (memurnikan) satu sama lain, itu sebabnya jika kita mendapatkan sebuah kesempatan untuk belajar melalui sesama merupakan sebuah anugerah yang besar. Kenyataan hidup yang keras melalui keadaan direndahkan atau diremehkan dan ditolak dalam kesendirian seperti seorang yatim piatu sangat melukai perasaan, tetapi berbeda dengan sudut pandang Tuhan yang seringkali justru menggunakan keadaan itu untuk melatih para pengikut dan hamba-hamba-Nya yang sejati. Keadaan ini seringkali digambarkan sebagai...