Skip to main content

TUJUAN TUHAN DALAM GERAKAN 200 PEMIMPIN ROHANI

Sesungguhnya gerakan 200 pemimpin rohani diadakan dilatarbelakangi adanya
krisis kepemimpinan rohani yang berdampak pada kepemimpinan di pemerintahan kita. 


Indonesia membutuhkan orang-orang Kristen yang militan dan radikal dalam Kristus untuk membangkitkan kepemimpinan rohani di Indonesia. 


Dimana tujuan akhir dari perjuangan gerakan 200 pemimpin rohani adalah memperjuangkan pemulihan di Indonesia. Persatuan kita dalam gerakan 200 pemimpin adalah para pemimpin rohani yang memperjuangkan pemulihan Indonesia. 

Untuk lebih jelasnya :
  1. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan doa (hanya untuk berbagi beban pokok doa).
  2. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan mendukung partai politik tertentu.
  3. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan mendukung secara khusus figur perorangan,tokoh, pemimpin, dsb.
  4. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan anti pemerintahan Indonesia.
  5. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan sekedar berbagi informasi gereja, informasi politik, sharing, berkumpul untuk fellowship.
  6. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan penginjilan.
  7. 7. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan penggembalaan.
  8. 8. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan konseling.
  9. 9. Gerakan 200 pemimpin rohani bukan gerakan sosial.

Sebaliknya gerakan 200 pemimpin rohani adalah suatu gerakan rohani dengan intisari sbb:

  1. Gerakan 200 pemimpin rohani adalah gerakan persatuan para pemimpin rohani yang berkomitmen merendahkan diri, bertobat, mencari kehendak Tuhan, berdoa bagi pemulihanIndonesia dan memperjuangkan pemulihan Indonesia dengan cara Tuhan.
  2. Gerakan 200 pemimpin rohani adalah gerakan melahirkan dan memuridkan umat Tuhanmenjadi dewasa rohani dan militan dalam Kristus.
  3. Gerakan 200 pemimpin rohani adalah gerakan menemukan, memuridkan dan mengutus umat Tuhan yang diurapi menjadi pemimpin rohani supaya menjadi pemimpin rohani yang militandan radikal dalam Kristus di Indonesia.
  4. Gerakan 200 pemimpin rohani adalah gerakan menyingkapkan dan mematahkan siasat kuasakegelapan serta menyingkapkan dan memperjuangkan kehendak Tuhan supaya terjadi atas Indonesia.
  5. Gerakan 200 pemimpin rohani adalah gerakan membangkitkan pelayanan kerasulan danmembawa Indonesia berada dalam kegerakan Tuhan untuk memberkati bangsa-bangsa.

Inti dari gerakan 200 pemimpin rohani adalah membangkitkan umat Tuhan dan para pemimpin rohani yang radikal di Indonesia yang mempengaruhi pemerintahan dan mendatangkan kedewasaan rohani di kalangan umat Tuhan. Jika umat Tuhan di Indonesia dan pemerintahan berubah maka Indonesia akan mengalami pemulihan dan memberkati bangsa-bangsa.

Jadi mari kita memandang gerakan 200 pemimpin sesuai panggilan Tuhan bagi kita semua. Sebab
pemulihan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama. Tuhan telah memanggil dan memilih kita
untuk memberkati Indonesia dan hasil kegerakan ini akan memberkati bangsa-bangsa. Tuhan
menyertai dan memberkati kita sekalian.
Salam kegerakan dalam Kristus

Comments

Popular posts from this blog

SIAPAKAH "ORANG FASIK" ITU?

Oleh: Bp. Peter B. K.               Alkitab seringkali memakai kata “orang fasik”. Secara umum, orang fasik adalah sebutan yang dipakai banyak orang untuk menyebut mereka yang jahat, kejam dan tidak bermoral. Seringkali mereka yang dicap sebagai orang fasik adalah mereka yang jelas–jelas hidup secara jahat dan menentang hukum–hukum yang ada, baik hukum negara, sosial maupun agama. Mereka akan dikenal sebagai pemabuk, penjudi, pecandu, pezinah yang suka ke pelacuran, pencuri, perampok dsb. Bagi dunia, pelaku tindak kriminal-lah orang fasik itu. Benarkah demikian? Kelihatannya Alkitab mempunyai pandangan yang berbeda mengenai siapa yang disebut orang fasik itu. MAZMUR 10 MENJELASKAN PADA KITA BAHWA ORANG FASIK ADALAH ORANG–ORANG: 1       1) Yang tidak peduli akan Allah – atau bahkan menganggap Allah tidak ada (Mzm 10:3-4) Ukuran kefasikan yang dari Allah berbeda. Ini berarti siapa saja – tidak terke...

THE RIGHTEOUS GENERATION

(Renungan dari Mazmur 14) Oleh: Bp. Peter B. K. “Tidak sadarkah semua orang yang melakukan kejahatan yang memakan habis umatKu seperti roti dan yang tidak berseru kepada TUHAN?”   (Mzm 14:4) “Di sanalah mereka ditimpa kekejutan yang besar, sebab Allah menyertai angkatan yang benar.”   (Mzm 14:5) Isu yang sedang marak dibicarakan saat itu adalah mengenai pertentangan antar pengikut agama. Perbedaan – perbedaan dalam keyakinan beragama dimanfaatkan sebagai pemicu untuk berkonfrontasi yang berakhir dengan kekacauan dan kegoncangan yang melanda bangsa kita. Pertanyaan yang terus menerus muncul didalam pikiran saya adalah “Siapakah yang benar? Mengapa semua umat beragama bangkit dan saling berperang? Haruskah membela agama sendiri?” Adalah menarik untuk diperhatikan bahwa nast diatas memberitahukan kita bahwa Allah tidak menyertai atau berpihak pada agama manapun. Secara  status kewarganegaaran kita beragama Kristen, tetapi Allah tidak membela dan menolong orang – orang yang ...

BERDOALAH BAGI INDONESIA...

Oleh: Bpk. Peter B. MA Hal-hal seperti inilah bentuk-bentuk pembodohan dengan mengacaukan standar dan ukuran. Dimana setiap orang bebas membalikkan dan menyetel ulang ukuran dengan menafikan akal sehat dan obyektifitas. Semua menjadi relatif dan benar menurut pandangan sendiri. Tidak ada yang dapat disebut sebagai ukuran moral dan etis lagi sebab orang mengikuti tendensi dan hawa nafsunya dan menyesuaikan benar atau tidak, tepat atau tidaknya suatu perilaku berdasarkan kepentingan² dirinya sendiri. Sayang sekali, Indonesia menjadi semerosot ini dengan terus bertambahnya bilangan orang yang membuang hikmat sejati tetapi membodohi dirinya dengan pikiran serta pendapatnya sendiri. Tanpa bisa membedakan mana yang benar dan sepertinya benar. Berdoa dan berubahlah demi pemulihan Indonesia… https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1703018979739173&id=324658284241923 https://m.merdeka.com/politik/fadli-zon-soal-twit-sby-memang-banyak-hoax-dan-fitnah-di-medsos.html