Skip to main content

Posts

KUTIPAN DAN HIKMAT

"Lebih baik mempunyai gereja yang kecil namun sungguh diakui Tuhan daripada gereja besar tetapi sekedar diakui manusia" ~ AW Tozer

KUTIPAN DAN HIKMAT

"Anda tidak dapat memanggil Yesus itu Tuhan sambil menjalankan hidup dengan cara Anda sendiri" ~ John Bevere

KUTIPAN DAN HIKMAT

"Pengharapan kita tidak dapat kita taruh pada manusia, pada sesama orang percaya (gereja Tuhan) sekalipun, namun hanya kepada Dia saja" ~ Rick Joyner

HIKMAT TUHAN TERKAIT PANGGILAN TUHAN DAN MELAYANI TUHAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA Melayani Tuhan haruslah berasal dari panggilan dalam hati kita demi mengabdi dan melayani sang raja segala raja. Itu harus didorong oleh kasih, bukan oleh pamrih. Bukan ingin mencari keuntungan apapun selain menyenangkan hati Tuhan dengan merespon panggilan-Nya untuk melayani dimana kita hendak dipakai-Nya. Bukan ingin harta apalagi menjadi kaya. Bukan mencari nama apalagi dikenal dan dikagumi. Bahkan bukan demi sekedar memperoleh nafkah dan penghidupan sehari-hari. Menjadi hamba Tuhan ialah menghamba dan melayani Dia. Itu saja. Di luar itu, keinginan-keinginan pribadi manusiawi melahirkan hamba-hamba uang, jabatan, status, pengakuan dan pujian yang mengaku sebagai hamba Tuhan. Yang mengaku hamba Tuhan tetapi tidak melakukan kehendak Tuhan dimana ia dipanggil, suatu kali akan ditolak oleh Tuhan dan dipandang sebagai pembuat kejahatan (Mat. 7:21-23)

HIKMAT TERKAIT KEBODOHAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA "Satu orang bodoh melahirkan lebih banyak lagi orang-orang bodoh" -Pepatah Kroasia Sebab itu berhati-hatilah dengan sikap dan tanggapan kita. Jangan berkata atau bertindak bodoh sebab kebodohan menyebar cepat dan menghasilkan kebodohan dan orang-orang bodoh yang semakin banyak. Dari mana kita mengukur kita tidak sedang berbuat bodoh? Dari bagaimana kita menyikapi yang terjadi di sekeliling kita. Orang bodoh mudah emosi, cepat marah, sok tahu, sering merasa benar, dan segera menilai dan berkomentar sebelum berpikir tanpa menyelidiki lebih lanjut. Tidak heran di media sosial begitu hiruk pikuk dengan berbagai komentar yang saling bersahutan melibatkan ribuan orang. Mungkinkah ini karena kebodohan yang menular begitu cepatnya?

KUTIPAN DAN HIKMAT

Oleh: Peter B, MA Tidak dapat dipungkiri, hukum-hukum agama telah berhasil dimanfaatkan oleh manusia untuk mengelabui manusia yang lain dan menjadi posisi tawarnya di hadapan Tuhan. Atas nama telah menjalankan perintah agama ini dan itu, orang merasa dirinya lebih baik, lebih tinggi, lebih benar, lebih saleh, lebih rohani dan lebih dapat diterima oleh Tuhan. 

HIKMAT TERKAIT TUHAN DAN AGAMA

Oleh: Bpk. Peter B, MA Tidak dapat dipungkiri, hukum-hukum agama telah berhasil dimanfaatkan oleh manusia untuk mengelabui manusia yang lain dan menjadi posisi tawarnya di hadapan Tuhan. Atas nama telah menjalankan perintah agama ini dan itu, orang merasa dirinya lebih baik, lebih tinggi, lebih benar, lebih saleh, lebih rohani dan lebih dapat diterima oleh Tuhan. Nama Tuhan dan firman-Nya 'dicatut' semata-mata demi mendukung dan melancarkan orang untuk mencapai kepentingan & tujuan pribadinya. Atas nama Tuhan orang melakukan hal-hal yang sesungguhnya tidak mungkin diperintahkan atau dilakukan Yang Mahakudus itu. Demi nama Tuhan yang benar disebut salah, halal menjadi haram, lurus dianggap bengkok dan sebaliknya. Agama dalam perkembangannya selama ribuan tahun telah terbukti berhasil dijadikan undang-undang pendukung hawa nafsu, dosa dan kebodohan orang-orang yang mempelajari agama demi memanfaatkannya untuk kepentingan-kepentingan egois nan duniawi. Itukah sebabnya semakin ...