Skip to main content

Posts

SUDAH PANTASKAH AHOK MENJADI SEORANG PEMIMPIN BANGSA?

Oleh: Bpk. Peter B, MA Berdasarkan berbagai survei, petahana gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, masih mendapatkan dukungan terbesar hingga kini dalam kontestasi pilkada 15 Februari 2017 dua hari mendatang. Bagi pendukungnya, Ahok tidak hanya tak tergantikan namun juga hampir sempurna. Apalagi dibandingkan dengan cagub lainnya yang turut bersaing memperebutkan kursi pimpinan di ibukota ini. Walaupun berbagai cara telah digunakan untuk menggerus elektabilitas Ahok, mendekati hari-H pemilihan, dukungan untuk sang calon gubernur nomor urut 2 ini kembali menguat. Ini juga disebabkan karena setelah melewati sekitar 4 bulan masa pengenalan calon dan kampanye, calon² lain rupanya gagal membangkitkan kepercayaan publik Jakarta bahwa mereka lebih baik dan lebih mampu daripada Ahok dalam memimpin di kota megapolitan tersebut. Media sosial pun mengambil peran yang penting dalam mengawal persidangan Ahok dan melakukan serang balik terhadap berbagai siasat dan fitnah yang digunakan ...

MENJADI DEWASA ATAU TETAP KEKANAK-KANAKAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA Kita sering mendengar bahwa Tuhan yang kita kenal dalam Yesus Kristus adalah Allah yang baik dan penuh kasih dan sayang. Sayangnya, banyak yang masih keliru menafsirkan dan kasih Tuhan itu. Hari ini gereja dipenuhi orang-orang yang mengharapkan bahwa Tuhan yang baik itu akan membuat hidup mereka lebih lancar, cukup mudah dijalani, berpeluang besar untuk sukses menurut ukuran dunia pada umumnya dan makin sedikit merasakan sakit dan penderitaan. Semua orang menginginkan itu. Tapi benarkah itu semua yang terbaik bagi manusia? Manusia suka mencari kemudahan. Padahal jika dipikirkan, kemudahan datang dari segala susah payah. Pandai adalah hasil dari rajin. Kaya bermula dari hemat dan kerja keras. Pohon dan buah-buahan berasal dari benih yang tertanam dan pecah. Kupu-kupu adalah hasil perjuangan untuk berubah dari seekor ulat yang menjadi kepompong setelah beberapa waktu lamanya. Emas dan intan berasal dari bebatuan yang mengalami proses dan tekanan tinggi dalam waktu ...

KUNCI JAWABAN DOA

RENUNGAN DARI MAZMUR 18 Oleh: Bpk. Peter B, MA “Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya , teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya” (Mazmur18-7) Ia menekukkan langit, lalu turun, kekelaman ada di bawah kaki-Nya. Ia mengendarai kerub, lalu terbang dan melayang di atas sayap angin. ~Mazmur 18:10-11~ Ia menjangkau dari tempat tinggi, mengambil aku, menarik aku dari banjir. Ia melepaskan aku dari musuhku yang gagah dan dari orang-orang yang membeci aku karena mereka terlalu kuat bagiku. ~Mazmur 18:17-18~ Membaca ayat-ayat di atas mengingatkan saya akan kisah-kisah tokoh-tokoh superhero khayalan anak-anak. Di masa kanak-kanak dahulu. Membaca komik adalah suatu kesenangan yang tiada habisnya. Selain buku-buku komik masih sulit diperoleh dan cukup mahal sehingga kesempatan tersebut jarang, kisah-kisah menarik dan seru dari para pahlawan khayalan itu selalu membuat saya terkagum-kagum dan ...

PERBEDAAN MURID-MURID SEJATI DAN MURID-MURID PALSU

Oleh: Bpk. Didit I. Sekaranglah waktu bagi Tuhan untuk membongkar dasar-dasar gereja-gerejaNya yang keliru. Tuhan akan memakai orang-orang yang berhikmat, para pengajar, penginjil, pendoa dan nabi untuk menunjukkan jalan Tuhan yang benar. Orang-orang yang sungguh-sungguh mencari Tuhan akan melihat jalan kebenaran namun orang-orang yang mencari kebenaran untuk membenarkan diri akan melihat jalan yang hampir benar dan tersesat.

HIKMAT DAN KUTIPAN

HIKMAT DAN KUTIPAN

MENGUJI HATI

Oleh: Bpk. Peter B, MA "Gereja & gerakan/komunitas rohani yang menolak untuk menguji dirinya RAWAN JATUH DALAM KESESATAN dan TETAP TINGGAL DALAM KEBODOHAN" Daud sebagai pribadi selalu membawa dirinya dalam doa supaya diuji hati, pikiran dan langkahnya oleh Tuhan. Ini karena potensi yang besar manusia yang mudah disimpangkan oleh kuasa kegelapan. Betapa kita harus bergantung kepada Tuhan dan benar-benar menerima pimpinan-Nya yang sejati! Dan itu melibatkan pertama-tama menguji dan mengoreksi hati dan hidup kita sendiri, ibadah dan persembahan kita sampai pelayanan kita di hadapan Tuhan. Tanpa kerelaan yang demikian, kita cenderung sesat tanpa kita sadari benar. Tidak mengherankan jika Yesus memperingatkan pelayan-pelayan seperti ini sebagai "Pembuat Kejahatan" yang akan ditolaknya ketika Dia datang dan memerintah kedua kalinya (Mat. 7:21-23)