Skip to main content

MISI DAN VISI



MISI WORSHIP CENTER INDONESIA

 "MenjadikanYesus Kristus Tuhan sebagai pusat penyembahan umat-Nya" (Wahyu 5:8-14)
"Melahirkan penyebah-penyembah sejati dalam roh dan kebenaran" (Yoh. 4: 23-24)
"Mengembalikan kemuliaan Tuhan atas kota-kota dan bangsa-bangsa." (Maz. 24:1, Maz. 97; Maz.126)




VISI WORSHIP CENTER INDONESIA

"Tercapainya suatu Revival atau kebangunan rohani di kota- kota (kota Surabaya pada khususnya) dengan mengusahakan pemulihan penyembahan yang semata-mata berpusatkan Tuhan Yesus Kristus, membangun dukungan bagi persatuan gereja serta membangun suatu kerjasama serta jaringan yang kuat bersama berbagai denominasi gereja, dengan membangkitkan suatu generasi penyembah-penyembah sejati, prajurit-prajurit rohani dan hamba-hamba Tuhan secara berkelanjutan, yang semakin kuat dan diperlengkapi untuk menunaikan rencana Tuhan di akhir zaman, di dalam bidang pelayanaan bercirikan apostolik dan profetik yang mengalir bersama Allah dalam kegerakan-Nya. 

Sebagai usaha perwujudnyatakan visi di atas, maka suatu pusat pelayanan akan didirikan sebagai wadah kegiatan opersonal maupun pelatihan semua pelayanan yang terkait dengannya. pusat pelayanan itu disebut sebagai "Worship Center"

Comments

Popular posts from this blog

DUA GOLONGAN ORANG DALAM AMSAL 17:10

Oleh Sharon R.  Amsal 17:10 (TB)    Suatu hardikan lebih masuk pada orang berpengertian dari pada seratus pukulan pada orang bebal.  Amsal 17:10 (VMD)   Orang cerdas belajar lebih banyak dari satu teguran daripada orang bodoh belajar melalui 100 pukulan. Ada dua golongan orang yang disebutkan dalam nats diatas. Orang berpengertian dan orang bebal. Kita akan melihat ciri masing² orang tersebut melalui respon mereka terhadap teguran dari Tuhan. Orang berhikmat atau berpengertian menghargai dan belajar dari setiap teguran kepada dirinya. Ketika hal buruk terjadi dengan bersegera ia introspeksi diri dan tidak mencari kambing hitam di luar dirinya. Hatinya terbuka untuk setiap koreksi dari Tuhan. Ia menyadari dirinya lemah, mudah sesat dan perlu selalu koreksi dan perbaikan untuk kebaikan dan pertumbuhan karakter dan rohaninya. Ia tidak pernah mencari² alasan untuk membenarkan diri. Ia selalu menyediakan hati yang remuk bagi Tuhan. Juga hati seorang murid yang rela dan rindu untuk bel

HIKMAT DAN KUTIPAN

HIKMAT DAN KUTIPAN MENGENAI MENDIDIK VS MEMANJAKAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA Orang tua yang memanjakan anak-anaknya justru menjerumuskan sang anak dalam kebodohan dan kehancuran. Jika kita mendidik anak-anak kita, pasti TUHAN lebih lagi. Dia tidak akan begitu saja memberikan apa yang diinginkan anak-anak-Nya sehingga mereka malahan justru makin mudah ditipu dan disesatkan iblis. Jerat-jerat iblis dipasang melalui berbagai pengajaran yang hampir benar untuk menyimpangkan anak-anak Tuhan dari apa yang benar.... #Waspadalah #CariPesanYangMurni #YangBenarVsYangHampirBenar