Skip to main content

PRIORITAS UTAMA DALAM KEHIDUPAN MURID KRISTUS


"Sebelum kita memahami akhir dari zaman atau tujuan keberadaan kita saat ini, pertama² kita harus memahami apa yg paling pertama -yaitu bahwa kita masing² diciptakan oleh Tuhan dan untuk satu tujuan khusus"
-Rick Joyner

Oleh sebab itu, saya pikir absurd jika kita seperti mengetahui banyak hal tentang akhir zaman dan kapan Tuhan Yesus datang kedua kalinya JIKA TUJUAN HIDUP KITA SENDIRI SECARA PRIBADI SAJA BELUM JELAS DAN TERANG.



Apakah kita bisa dikatakan siap bertemu muka dengan Tuhan dalam pengangkatan jika kemudian kita tidak mampu memberikan pertanggungjawaban atas hidup yg Tuhan berikan pada kita? 

Apakah tujuan hidup ini hanya menunggu pengangkatan belaka?

Tidak adakah yg Tuhan rindu kita lakukan selain menunggu saat² kita pergi secara tiba² dari dunia ini?

Mengapa tidak fokuskan pada rencana Tuhan yg belum selesai di muka bumi ini yaitu kesempurnaan gereja-Nya sebagai Mempelai Suci yg layak menyambut Sang Pengantin Prianya?

(Ditulis oleh Bp. Peter Bambang Kustiono)

Comments

Popular posts from this blog

SIAPAKAH "ORANG FASIK" ITU?

Oleh: Bp. Peter B. K.               Alkitab seringkali memakai kata “orang fasik”. Secara umum, orang fasik adalah sebutan yang dipakai banyak orang untuk menyebut mereka yang jahat, kejam dan tidak bermoral. Seringkali mereka yang dicap sebagai orang fasik adalah mereka yang jelas–jelas hidup secara jahat dan menentang hukum–hukum yang ada, baik hukum negara, sosial maupun agama. Mereka akan dikenal sebagai pemabuk, penjudi, pecandu, pezinah yang suka ke pelacuran, pencuri, perampok dsb. Bagi dunia, pelaku tindak kriminal-lah orang fasik itu. Benarkah demikian? Kelihatannya Alkitab mempunyai pandangan yang berbeda mengenai siapa yang disebut orang fasik itu. MAZMUR 10 MENJELASKAN PADA KITA BAHWA ORANG FASIK ADALAH ORANG–ORANG: 1       1) Yang tidak peduli akan Allah – atau bahkan menganggap Allah tidak ada (Mzm 10:3-4) Ukuran kefasikan yang dari Allah berbeda. Ini berarti siapa saja – tidak terke...

HIKMAT DAN KUTIPAN

DIPANGGIL UNTUK MELAKUKAN HAL YANG BENAR, DENGAN DAN UNTUK ALASAN BENAR

Oleh: Bp. Peter B. K. "Akhir dari zaman ini akan berujung pada pertarungan terakhir antara baik dan jahat, dimana itu akan merupakan suatu konflik supranatural. Jika kita ingin menjadi saksi dari Sang Mahakuasa, kita harus mempunyai kuasa" (1 Kor. 2:4-5; 4:20). Meski konflik itu adalah pertarungan kuasa, itu bukanlah untuk membuktikan siapa yang lebih kuat. Bahkan iblis tahu bahwa Tuhan dengan mudahnya memenangkan peperangan itu. Konflik itu ialah untuk membuktikan kuasa dari yang baik atas yang jahat, kebenaran dari kebohongan, kasih atas sifat mementingkan diri sendiri. Itulah sebabnya disiplin yang dituntut atas mereka yang akan dipakai Tuhan sangatlah berat. KITA DIPANGGIL BUKAN SEKEDAR MELAKUKAN HAL-HAL YANG BENAR, TETAPI MELAKUKAN ITU SEMUA UNTUK ALASAN-ALASAN YANG BENAR. Tuhan tidak hanya ingin kita mampu melakukan pekerjaan-Nya, tapi Dia ingin kita melakukannya karena kita ada dalam kesepakatan dan persetujuan penuh dengan Dia.  Motif-motif kita sangatlah menentukan s...