Skip to main content

HIDUP SEBAGAI TERANG DUNIA

Oleh Bpk Peter Bambang Kustiono. MA

Setiap kita dipanggil dan diberi kuasa untuk menjadi terang bagi dunia. Salah satu pernyataan paling tegas dalam pengajaran Yesus adalah ”Kamulah terang dunia” (Mat. 5:14). Tetapi pada saat yang lain, Dia pun bersaksi,"Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup"(Yoh 8:12). Itu artinya pada saat kita menjadi pengikut Kristus, sang Terang Dunia Sejati yaitu Kristus, bersinar atas kita dan melalui kita. Kita ditentukan untuk menyinarkan terang kemuliaan Tuhan supaya dunia yang gelap ini boleh mengenal Dia sebagai Juruselamat dan Tuhan, penguasa segala kehidupan. Kitalah duta-duta Kerajaan Allah untuk memberitahukan kepada dunia yang akan binasa ini bahwa ada suatu tempat yang sangat mulia yang akan didiami bersama-sama orang-orang yang dimuliakan dan Yang Mahamulia itu sendiri. Melalui hidup orang-orang percaya yang menyinarkan terang Tuhan, mereka yang sesat dan terhilang melihat kembali sinar pengharapan.

Tapi bagaimana jika kita tidak hidup dalam identitas tsb? Bagaimana jika kita memilih untuk menjadi perwakilan dunia dan menyinarkan gemerlap dunia daripada terang Tuhan? Firman-Nya berkata, "… Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat” (Wah. 2:5b). Kaki dian yang diambil berarti kita tidak lagi menyinarkan terang. Kita akan tinggal dalam kegelapan dan menjadi sama dengan dunia,mengalami nasib dan takdir yang sama dengan dunia yaitu dihukum bersama dunia ini. Membayangkannya saja sudah terasa mengerikan karena bagaimana kita dapat hidup di luar Tuhan? Betapa gelapnya hidup kita di tengah gelapnya dunia! Betapa ngerinya jika Indonesia tidak lagi memiliki kaki dian karena merekà yang dipanggil menjadi terang bagi bangsa ini memilih hidup dalam ikatan dosa? Masih belum terlambat. Kesadaran bahwa kita telah melepaskan persekutuan dengan Sang Terang kiranya membawa kita pertobatan.

Salam revival! Indonesia penuh kemuliaan Tuhan. Amin. GBU all.

Comments

Popular posts from this blog

MIMPI PROFETIK

Mimpi diterima oleh Stephen Immanuel (Malaysia)  Tafsiran mimpi diterima oleh Sery M. Lopulalang (Indonesia)  KESALAHAN PARA PEMIMPIN ROHANI YANG MELAKUKAN PEMBIARAN TERHADAP DOSA² DAN KEJAHATAN YANG DILAKUKAN UMAT TUHAN 16 Maret 2020 Saya ingin mengongsikan mimpi saya tadi pagi,  Saya sedang berada di dalam gedung gereja. Sepertinya disitu ada acara ibadah yang besar kerana saya lihat ada ramai orang yang hadir, gereja penuh sehingga saya sendiripun berdiri di bahagian hadapan kerana tiada tempat duduk. Ketika ini semua jemaat lagi melihat persembahan kesaksian dari anak-anak sekolah minggu di pentas/ panggung. Anak-anak ini beratur berbaris memanjang ke belakang ada yang berdiri dan ada juga yang duduk, mereka agak ramai juga. Lalu setelah mereka selesai kesaksian, mereka dikasih permen 🍬🍬 masing-masing oleh ibu² yang bertugas. Setelah itu seorang hamba Tuhan (yang mengacarakan ibadah saat itu) naik ke mimbar dan mengajak jemaat untuk mendoakan anak² tadi. Sel...

SIKAP IBADAH YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN (Bagian 2)

Oleh : Peter B, MA Ayat hari ini : Lukas 18:9-14 (TB) 9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain,  Yesus mengatakan perumpamaan ini: 10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. 11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. 13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. 14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa mer...

HIKMAT TERKAIT KEBODOHAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA "Satu orang bodoh melahirkan lebih banyak lagi orang-orang bodoh" -Pepatah Kroasia Sebab itu berhati-hatilah dengan sikap dan tanggapan kita. Jangan berkata atau bertindak bodoh sebab kebodohan menyebar cepat dan menghasilkan kebodohan dan orang-orang bodoh yang semakin banyak. Dari mana kita mengukur kita tidak sedang berbuat bodoh? Dari bagaimana kita menyikapi yang terjadi di sekeliling kita. Orang bodoh mudah emosi, cepat marah, sok tahu, sering merasa benar, dan segera menilai dan berkomentar sebelum berpikir tanpa menyelidiki lebih lanjut. Tidak heran di media sosial begitu hiruk pikuk dengan berbagai komentar yang saling bersahutan melibatkan ribuan orang. Mungkinkah ini karena kebodohan yang menular begitu cepatnya?