Skip to main content

HILANGNYA KASIH MULA-MULA = DOSA BESAR

Oleh Bpk Peter Bambang Kustiono. MA

Orang-orang Kristen seringkali berpikiran bahwa dosa-dosa yang menyolok sangat menyakiti hati Tuhan. Ini kemudian menjadi pemahaman bahwa asalkan hidup lurus-lurus saja, tidak menjadi orang yang jahat, ramah dan baik kepada semua orang, rajin datang ke gereja atau sudah aktif dalam kegiatan pelayanan - maka kita baik-baik saja di hadapan Tuhan dan hati-Nya sudah disenangkan. Sayangnya tidak demikian yang dikatakan oleh Yesus sendiri kepada jemaat di Efesus. Dalam Wahyu 2:4-5 dikatakan : "Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan." Apakah kita semua mengetahui dan memahami kebenaran ini? Kehilangan kasih yang semula, yang membara, penuh gairah dan cinta, yang menggebu-gebu ingin selalu dekat dan senantiasa memikirkan Tuhan dalam tiap langkah hidup kita - ya, kehilangan kasih yang demikian adalah KEJATUHAN YANG BESAR. TUHAN MENCELA gereja yang kehilangan kasih mula-mula kepada Dia. Yang melakukan banyak acara, program juga ibadah karena rutinitas tanpa kerinduan dan gairah. Rekan-rekan terkasih, marilah kita mengasihi Tuhan dengan kasih yang berkobar pada-Nya. Jangan lagi menyembah, memuji dan beribadah dengan hati yang biasa-biasa karena itu sesuatu yang sudah biasa dan rutin kita lakukan. Ingatlah Tuhan melihat dan mengetahui hati kita. Itulah satu hal yang pasti mendatangkan sukacita di hati-Nya. 

Salam revival! Indonesia penuh kemuliaan Tuhan. Amin.

Comments

Popular posts from this blog

MIMPI PROFETIK

Mimpi diterima oleh Stephen Immanuel (Malaysia)  Tafsiran mimpi diterima oleh Sery M. Lopulalang (Indonesia)  KESALAHAN PARA PEMIMPIN ROHANI YANG MELAKUKAN PEMBIARAN TERHADAP DOSA² DAN KEJAHATAN YANG DILAKUKAN UMAT TUHAN 16 Maret 2020 Saya ingin mengongsikan mimpi saya tadi pagi,  Saya sedang berada di dalam gedung gereja. Sepertinya disitu ada acara ibadah yang besar kerana saya lihat ada ramai orang yang hadir, gereja penuh sehingga saya sendiripun berdiri di bahagian hadapan kerana tiada tempat duduk. Ketika ini semua jemaat lagi melihat persembahan kesaksian dari anak-anak sekolah minggu di pentas/ panggung. Anak-anak ini beratur berbaris memanjang ke belakang ada yang berdiri dan ada juga yang duduk, mereka agak ramai juga. Lalu setelah mereka selesai kesaksian, mereka dikasih permen 🍬🍬 masing-masing oleh ibu² yang bertugas. Setelah itu seorang hamba Tuhan (yang mengacarakan ibadah saat itu) naik ke mimbar dan mengajak jemaat untuk mendoakan anak² tadi. Sel...

SIKAP IBADAH YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN (Bagian 2)

Oleh : Peter B, MA Ayat hari ini : Lukas 18:9-14 (TB) 9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain,  Yesus mengatakan perumpamaan ini: 10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. 11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. 13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. 14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa mer...

HIKMAT TERKAIT KEBODOHAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA "Satu orang bodoh melahirkan lebih banyak lagi orang-orang bodoh" -Pepatah Kroasia Sebab itu berhati-hatilah dengan sikap dan tanggapan kita. Jangan berkata atau bertindak bodoh sebab kebodohan menyebar cepat dan menghasilkan kebodohan dan orang-orang bodoh yang semakin banyak. Dari mana kita mengukur kita tidak sedang berbuat bodoh? Dari bagaimana kita menyikapi yang terjadi di sekeliling kita. Orang bodoh mudah emosi, cepat marah, sok tahu, sering merasa benar, dan segera menilai dan berkomentar sebelum berpikir tanpa menyelidiki lebih lanjut. Tidak heran di media sosial begitu hiruk pikuk dengan berbagai komentar yang saling bersahutan melibatkan ribuan orang. Mungkinkah ini karena kebodohan yang menular begitu cepatnya?