Skip to main content

HIKMAT DAN KUTIPAN DARI DOA SEORANG PENYEMBAH TUHAN SEJATI

Oleh: Bpk. Peter B, MA

Jika kita mengaku sebagai penyembah dan pengabdi pada Tuhan, sudah seharusnyalah kita menaikkan doa yang meninggikan nama-Nya dan meminta supaya melalui hidup kita nama-Nya dimuliakan.

Bukannya keliru menaikkan doa memohonkan segala sesuatu khususnya kebutuhan hidup kita kepada Tuhan. Namun kita harus menyadari bahwa, pertama-tama, Bapa kita di sorga tahu kita memerlukan semuanya itu dan, kedua, bahwa hidup kita di dunia adalah demi menyenangkan hati-Nya. Dan Tuhan terutama disenangkan oleh karena hidup kita mengasihi, taat dan menjadi pelaku-pelaku firman kehendak-Nya. Bukan karena kita hebat, kaya, bergelimang kemewahan, terkenal atau berpenampilan mahal di mata semua orang.

Karena itulah, adakah doa yang lebih baik dan utama daripada sekedar meminta keperluan duniawi dan kemudahan hidup di dalamnya? Tidakkah lebih baik kita menaikkan doa supaya kita dimampukan semakin mengenal Dia dan hidup semata-mata mengabdi kepada-Nya?

#HidupBukanBagiDiriSendiri
#HidupMengasihiTuhan
#DoaYangBenarDanBerkenan
#DoaSeorangPenyembah
#YangBenarVsYangHampirBenar

Comments

Popular posts from this blog

SIAPAKAH "ORANG FASIK" ITU?

Oleh: Bp. Peter B. K.               Alkitab seringkali memakai kata “orang fasik”. Secara umum, orang fasik adalah sebutan yang dipakai banyak orang untuk menyebut mereka yang jahat, kejam dan tidak bermoral. Seringkali mereka yang dicap sebagai orang fasik adalah mereka yang jelas–jelas hidup secara jahat dan menentang hukum–hukum yang ada, baik hukum negara, sosial maupun agama. Mereka akan dikenal sebagai pemabuk, penjudi, pecandu, pezinah yang suka ke pelacuran, pencuri, perampok dsb. Bagi dunia, pelaku tindak kriminal-lah orang fasik itu. Benarkah demikian? Kelihatannya Alkitab mempunyai pandangan yang berbeda mengenai siapa yang disebut orang fasik itu. MAZMUR 10 MENJELASKAN PADA KITA BAHWA ORANG FASIK ADALAH ORANG–ORANG: 1       1) Yang tidak peduli akan Allah – atau bahkan menganggap Allah tidak ada (Mzm 10:3-4) Ukuran kefasikan yang dari Allah berbeda. Ini berarti siapa saja – tidak terke...

HIKMAT DAN KUTIPAN

DIPANGGIL UNTUK MELAKUKAN HAL YANG BENAR, DENGAN DAN UNTUK ALASAN BENAR

Oleh: Bp. Peter B. K. "Akhir dari zaman ini akan berujung pada pertarungan terakhir antara baik dan jahat, dimana itu akan merupakan suatu konflik supranatural. Jika kita ingin menjadi saksi dari Sang Mahakuasa, kita harus mempunyai kuasa" (1 Kor. 2:4-5; 4:20). Meski konflik itu adalah pertarungan kuasa, itu bukanlah untuk membuktikan siapa yang lebih kuat. Bahkan iblis tahu bahwa Tuhan dengan mudahnya memenangkan peperangan itu. Konflik itu ialah untuk membuktikan kuasa dari yang baik atas yang jahat, kebenaran dari kebohongan, kasih atas sifat mementingkan diri sendiri. Itulah sebabnya disiplin yang dituntut atas mereka yang akan dipakai Tuhan sangatlah berat. KITA DIPANGGIL BUKAN SEKEDAR MELAKUKAN HAL-HAL YANG BENAR, TETAPI MELAKUKAN ITU SEMUA UNTUK ALASAN-ALASAN YANG BENAR. Tuhan tidak hanya ingin kita mampu melakukan pekerjaan-Nya, tapi Dia ingin kita melakukannya karena kita ada dalam kesepakatan dan persetujuan penuh dengan Dia.  Motif-motif kita sangatlah menentukan s...