Skip to main content

MEMPERBAIKI DAN MEMBANGUN DASAR YANG TEGUH DI DALAM KRISTUS

Oleh Didit I. 


Beberapa hari ini Tuhan ingin kita mempersiakan diri menghadapi berbagai goncangan disepanjang tahun ini dan tahun² selanjutnya. Tuhan sedang menyingkapkan dan memurnikan umatNya seperti emas yang dimurnikan dalam perapian untuk memisahkan antara emas dan logam² lainnya yang bukan emas demikianlah Tuhan mengijinkan virus corona, bencana alam, tindakan orang agamawi yang memperkeruh kondisi pemerintahan di Indonesia untuk menguji,  memurnikan, menyingkapkan, membongkar/ memperbaiki dasar² kehidupan rohani dan pola pelayanan yang keliru atau tidak berkenan dihadapan Tuhan.

Beberapa hari ini Tuhan menunjukkan banyak orang membangun rumah di atas pasir dimana pasirnya dibentuk dan diberi warna tertentu sehingga dari jauh menyerupai "batu karang." Yang menarik perhatian saya adalah di area pasir tersebut terdapat banyak tulisan mengutip janji/berkat Tuhan dari ayat² Alkitab dan kata² motivasi yang positif. Di sebelahnya juga ada rumah yang dibangun diatas pasir dimana pasirnya tertulis ayat² firman yang berhubungan dengan hukuman Tuhan di Alkitab, ramalan akhir zaman dari paranormal, pernyataan kutuk. Rumah² ini memiliki beberapa lantai yang bangunannya tidak pernah selesai dibangun. Fokusnya hanya mendirikan bangunan semakin tinggi seperti menara babel dan bangunan yamg setengah jadi seperti gedung tanpa tembok, keramik, atap yang tidak layak dihuni. Di pintu masuknya terdapat papan bertuliskan "kebodohan".  Dan banyak orang mengklaim bahwa dirinya sudah membangun rumah di atas batu karang padahal mereka sedang membangun rumah di atas pasir yang menyerupai batu karang.

Dan Tuhan memperlihatkan di seberang sungai orang² yang sibuk membangun rumah di atas batu karang sedang membangun lantai yang baru di atas rumahnya. Rumahnya tampak lebih nyaman,  tinggi, kokoh dan megah di atas batu karang. Batu karang tersebut terukir beberapa ayat terkait berkat dan hukuman orang² Dan di pintu masuk rumah ini bertuliskan "Bijaksana"_ Inilah kehidupan orang² yang mencari, mendengarkan dan melakukan kehendak Tuhan.

Jadi berbagai kegoncangan ini dimaksudkan Tuhan UNTUK MENYINGKAPKAN POSISI ROHANI KITA, TIPU DAYA IBLIS DAN KEHENDAK TUHAN DALAM HIDUP KITA.

Inilah waktu kita introspeksi diri dan berbalik dari jalan hidup kita yang jahat. 

Inilah kesempatan kita mengarahkan hati, pikiran dan kehidupan kita kepada Tuhan dengan mengikuti kehendak Tuhan, bukan sekedar deklarasi mengklaim janji Tuhan, takut menghadapi akhir zaman

Comments

Popular posts from this blog

MIMPI PROFETIK

Mimpi diterima oleh Stephen Immanuel (Malaysia)  Tafsiran mimpi diterima oleh Sery M. Lopulalang (Indonesia)  KESALAHAN PARA PEMIMPIN ROHANI YANG MELAKUKAN PEMBIARAN TERHADAP DOSA² DAN KEJAHATAN YANG DILAKUKAN UMAT TUHAN 16 Maret 2020 Saya ingin mengongsikan mimpi saya tadi pagi,  Saya sedang berada di dalam gedung gereja. Sepertinya disitu ada acara ibadah yang besar kerana saya lihat ada ramai orang yang hadir, gereja penuh sehingga saya sendiripun berdiri di bahagian hadapan kerana tiada tempat duduk. Ketika ini semua jemaat lagi melihat persembahan kesaksian dari anak-anak sekolah minggu di pentas/ panggung. Anak-anak ini beratur berbaris memanjang ke belakang ada yang berdiri dan ada juga yang duduk, mereka agak ramai juga. Lalu setelah mereka selesai kesaksian, mereka dikasih permen 🍬🍬 masing-masing oleh ibu² yang bertugas. Setelah itu seorang hamba Tuhan (yang mengacarakan ibadah saat itu) naik ke mimbar dan mengajak jemaat untuk mendoakan anak² tadi. Sel...

HIKMAT TERKAIT KEBODOHAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA "Satu orang bodoh melahirkan lebih banyak lagi orang-orang bodoh" -Pepatah Kroasia Sebab itu berhati-hatilah dengan sikap dan tanggapan kita. Jangan berkata atau bertindak bodoh sebab kebodohan menyebar cepat dan menghasilkan kebodohan dan orang-orang bodoh yang semakin banyak. Dari mana kita mengukur kita tidak sedang berbuat bodoh? Dari bagaimana kita menyikapi yang terjadi di sekeliling kita. Orang bodoh mudah emosi, cepat marah, sok tahu, sering merasa benar, dan segera menilai dan berkomentar sebelum berpikir tanpa menyelidiki lebih lanjut. Tidak heran di media sosial begitu hiruk pikuk dengan berbagai komentar yang saling bersahutan melibatkan ribuan orang. Mungkinkah ini karena kebodohan yang menular begitu cepatnya?

SIKAP IBADAH YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN (Bagian 2)

Oleh : Peter B, MA Ayat hari ini : Lukas 18:9-14 (TB) 9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain,  Yesus mengatakan perumpamaan ini: 10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. 11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. 13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. 14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa mer...