Skip to main content

MENGHADAPI KESESATAN ROHANI YANG BESAR

Oleh Ruth Y. 
Cara mengubahkan atmosfer rohani bagi murid² Kristus adalah dengan menjadi teladan (hidup berbeda dengan tidak mengikuti arus dunia) dan mewartakan kebenaran.

Hari² ini banyak orang percaya menganggap bahwa yang paling dibutuhkan di dalam hidup dan keluarga adalah KENYAMANAN dimana ini sangat bertentangan dengan kebenaran dalam Alkitab. Melihat hal² seperti ini membuat saya mengerti bahwa, mengapa banyak orang-orang percaya yang tidak pernah puas dengan hal² jasmani?? Karena mereka tidak pernah benar² mengisi hidup mereka dengan kebenaran (hal² rohani). Sangat sedikit yang mengejar kebijaksanaan sebab lebih menyukai kebodohan. 

Tanpa sadar akhirnya menjadikan mereka pribadi² yang digambarkan dalam Amsal 30 :15, yaitu seperti kedua anak lintah yang keduanya bernama "untuk aku" yang tidak pernah puas (kenyang) menghisap darah.
Kesesatan yang menjadikan mereka pribadi² yang egois karena akan terus mengejar kenyamanan demi kenyamanan. Banyak orang tahu memberi yang terbaik untuk dirinya sendiri tetapi hanya memberi yang sisa karena telah terbiasa menutup mata terhadap penderitaan sesama.  

Berapa banyak yang menyadari bahwa kebutuhan utama di dalam kehidupan pribadi ataupun keluarga orang percaya adalah dengan MENJADI BENAR bersama Tuhan supaya manusia sungguh² meredahkan diri untuk mengandalkan/menyembah Tuhan serta kekuatan-Nya??

Tidak ada satupun hal² fana di dunia ini yang dapat memuaskan haus dan lapar jiwa kita. Sebab hanya dengan menyenangkan hati-Nya yakni dengan cara menaati firman Allah saja kita sungguh-sungguh beroleh bahagia sejati.

• Matius 4:4 (FAYH)
" ... roti tidak dapat mengenyangkan jiwa manusia. Yang wajib kita lakukan ialah menaati setiap firman Allah."

Bila hari ini yang terjadi banyak orang justru mengejar kenyamanan daripada keinginan untuk menjadi benar maka tidak salah bila Rick Joyner menyampaikan bahwa orang-orang Kristen masa kini pada dasarnya sedang hidup dalam masa penyesatan yang besar. 

Kiranya Tuhan melepaskan kita semua dari yang jahat dengan memampukan kita menolak untuk melakukan perbuatan² yang jahat dan mencintai (menaati) setiap kebenaran²-Nya.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Comments

Popular posts from this blog

MIMPI PROFETIK

Mimpi diterima oleh Stephen Immanuel (Malaysia)  Tafsiran mimpi diterima oleh Sery M. Lopulalang (Indonesia)  KESALAHAN PARA PEMIMPIN ROHANI YANG MELAKUKAN PEMBIARAN TERHADAP DOSA² DAN KEJAHATAN YANG DILAKUKAN UMAT TUHAN 16 Maret 2020 Saya ingin mengongsikan mimpi saya tadi pagi,  Saya sedang berada di dalam gedung gereja. Sepertinya disitu ada acara ibadah yang besar kerana saya lihat ada ramai orang yang hadir, gereja penuh sehingga saya sendiripun berdiri di bahagian hadapan kerana tiada tempat duduk. Ketika ini semua jemaat lagi melihat persembahan kesaksian dari anak-anak sekolah minggu di pentas/ panggung. Anak-anak ini beratur berbaris memanjang ke belakang ada yang berdiri dan ada juga yang duduk, mereka agak ramai juga. Lalu setelah mereka selesai kesaksian, mereka dikasih permen 🍬🍬 masing-masing oleh ibu² yang bertugas. Setelah itu seorang hamba Tuhan (yang mengacarakan ibadah saat itu) naik ke mimbar dan mengajak jemaat untuk mendoakan anak² tadi. Sel...

HIKMAT TERKAIT KEBODOHAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA "Satu orang bodoh melahirkan lebih banyak lagi orang-orang bodoh" -Pepatah Kroasia Sebab itu berhati-hatilah dengan sikap dan tanggapan kita. Jangan berkata atau bertindak bodoh sebab kebodohan menyebar cepat dan menghasilkan kebodohan dan orang-orang bodoh yang semakin banyak. Dari mana kita mengukur kita tidak sedang berbuat bodoh? Dari bagaimana kita menyikapi yang terjadi di sekeliling kita. Orang bodoh mudah emosi, cepat marah, sok tahu, sering merasa benar, dan segera menilai dan berkomentar sebelum berpikir tanpa menyelidiki lebih lanjut. Tidak heran di media sosial begitu hiruk pikuk dengan berbagai komentar yang saling bersahutan melibatkan ribuan orang. Mungkinkah ini karena kebodohan yang menular begitu cepatnya?

SIKAP IBADAH YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN (Bagian 2)

Oleh : Peter B, MA Ayat hari ini : Lukas 18:9-14 (TB) 9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain,  Yesus mengatakan perumpamaan ini: 10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. 11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. 13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. 14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa mer...