Skip to main content

PERBEDAAN SEKILAS SUDUT PANDANG TERKAIT HARTA DAN KESUKSESAN

Oleh Didit I. 


Beberapa hari ini Tuhan menunjukkan ada  perbedaan pengertian yang sangat besar seperti daratan yang dipisahkan oleh jurang yang sangat lebar dan dalam terkait harta terbesar dan arti kesuksesan dalam hidup umat Tuhan secara umum dan rasul². 

Tuhan memperdengarkan seruan² tuntutan kesuksesan dalam pikiran dan hati kita rata² pernyataannya sama seperti 

"Tuhan berikan aku kekayaan materi yang berlimpah²" 

"Berikan aku kenaikan jabatan dalam pekerjaan"

"Berikan aku rumah, mobil, pasangan, anak......" 

"Aku ingin menjadi pusat perhatian dan terkenal....."

"Berikan aku gedung pelayanan yang besar dan fasilitas ibadah yang nyaman..... "

Dan sedikit orang di masa kini yang berseru, 

"Tuhan, berikan aku pengertian untuk mengenal kehendak dan rencanaMu..."

"Tuhan, Engkaulah segala-galanya bagiku.... "

"Berikan aku hati sebagai hamba yang berkenan dihadapanMu.... "

"Utuslah hambaMu di tempat yang tidak banyak orang mau mengerjakannya tapi bukan kehendakku yang jadi melainkan kehendakMu..... "

Perbedaannya diumpamakan Tuhan seperti dataran yang dipisahkan oleh jurang yang sangat luas dan dalam. 

kesuksesan dalam pikiran kita umumnya adalah mengejar kenyamanan dan kenikmatan hidup seperti kekayaan, fasilitas, jabatan, pengakuan, pujian, penghormatan dari manusia. Semuanya dibangun sebatas apa yang ada dunia. Dan pikiran yang ada di jemaat mula², rasul Paulus adalah 

Filipi 3:8 (TB)
Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Inilah harta yang harus kita jaga yaitu memperoleh pengenalan dan persekutuan dengan Kristus dan kesuksesan dalam hidup kita bukan memperoleh semua yang ada di dunia tetapi menggenapi seluruh kehendak Tuhan dalam hidupan kita sebagaimana pernyataan Yesus kepada murid²Nya

Yohanes 4:34 (TB)
Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.


Perbedaan sudut pandang tersebut dimulai dari ketidaktulusan dalam hati (banyak keinginan, kehendak, harapan pribadi) dan keengganan kita untuk menyelidiki maksud hatiNya (puas diri) menimbulkan tafsir, pengertian, rencana dan pengejaran tujuan hidup yang berbeda antara apa yang ada dalam pikiran Tuhan dengan apa yang ada dalam pikiran kita. 

Jadi harta sesungguhnya dalam hidup kita adalah beroleh pengenalan dan kesempatan bersekutu dengan Kristus

Dan arti kesuksesan yang seharusnya ada dalam kita sebagai murid² Kristus adalah MENGHADIRKAN KERAJAAN ALLAH, BUKAN KERAJAAN KITA.

Comments

Popular posts from this blog

MIMPI PROFETIK

Mimpi diterima oleh Stephen Immanuel (Malaysia)  Tafsiran mimpi diterima oleh Sery M. Lopulalang (Indonesia)  KESALAHAN PARA PEMIMPIN ROHANI YANG MELAKUKAN PEMBIARAN TERHADAP DOSA² DAN KEJAHATAN YANG DILAKUKAN UMAT TUHAN 16 Maret 2020 Saya ingin mengongsikan mimpi saya tadi pagi,  Saya sedang berada di dalam gedung gereja. Sepertinya disitu ada acara ibadah yang besar kerana saya lihat ada ramai orang yang hadir, gereja penuh sehingga saya sendiripun berdiri di bahagian hadapan kerana tiada tempat duduk. Ketika ini semua jemaat lagi melihat persembahan kesaksian dari anak-anak sekolah minggu di pentas/ panggung. Anak-anak ini beratur berbaris memanjang ke belakang ada yang berdiri dan ada juga yang duduk, mereka agak ramai juga. Lalu setelah mereka selesai kesaksian, mereka dikasih permen 🍬🍬 masing-masing oleh ibu² yang bertugas. Setelah itu seorang hamba Tuhan (yang mengacarakan ibadah saat itu) naik ke mimbar dan mengajak jemaat untuk mendoakan anak² tadi. Sel...

SIKAP IBADAH YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN (Bagian 2)

Oleh : Peter B, MA Ayat hari ini : Lukas 18:9-14 (TB) 9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain,  Yesus mengatakan perumpamaan ini: 10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. 11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. 13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. 14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa mer...

HIKMAT TERKAIT KEBODOHAN

Oleh: Bpk. Peter B, MA "Satu orang bodoh melahirkan lebih banyak lagi orang-orang bodoh" -Pepatah Kroasia Sebab itu berhati-hatilah dengan sikap dan tanggapan kita. Jangan berkata atau bertindak bodoh sebab kebodohan menyebar cepat dan menghasilkan kebodohan dan orang-orang bodoh yang semakin banyak. Dari mana kita mengukur kita tidak sedang berbuat bodoh? Dari bagaimana kita menyikapi yang terjadi di sekeliling kita. Orang bodoh mudah emosi, cepat marah, sok tahu, sering merasa benar, dan segera menilai dan berkomentar sebelum berpikir tanpa menyelidiki lebih lanjut. Tidak heran di media sosial begitu hiruk pikuk dengan berbagai komentar yang saling bersahutan melibatkan ribuan orang. Mungkinkah ini karena kebodohan yang menular begitu cepatnya?