Oleh : Peter B Bangsa yang tidak takut akan Tuhan akan bersikap tidak segan melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Kejahatan mereka terus berakumulasi. Semakin hari bukan hanya semakin banyak dan intens, tetapi juga semakin keji dalam sifat dan esensinya. Salah satu kejahatan yang sangat keji di hadapan Tuhan adalah menggunakan nama Tuhan dan menyebut-nyebut hukum-Nya untuk membenarkan perbuatan-perbuatan jahat, menutupi dan mengelabui orang dari kelakuan yang curang, mencari alasan yang sepertinya rohani agar dapat merampas dan menindas sesamanya (seperti akal-akalan Izebel merebut kebun anggur Nabot dan membunuh pria itu, lihat 1 Raja-raja 21). Dan yang semacam ini terus berkembang dan bervariasi dalam pelaksanaannya. Dengan melakukan hal-hal ini, nama Tuhan dibusukkan, dinista, dijauhi dan dibenci oleh manusia. Manusia menjadi antipati terhadap Tuhan atau turut ambil bagian dalam perbuatan-perbuatan fasik yang memanfaatkan agama dan nama Tuhan. Sebagaimana yang t...