Skip to main content

Posts

HIKMAT DAN KUTIPAN

HIKMAT DAN KUTIPAN

HIKMAT DAN KUTIPAN

MENERIMA 100 KALI LIPAT

Oleh : Peter B Berkatalah Petrus kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. ~ Markus 10:28-30 Bagi yang tidak memahami yang dikatakan Yesus ini, akan berpikir bahwa ini hanyalah sebuah retorika pemanis pembicaraan atau janji-janji kosong untuk menghibur telinga para murid saja. Membaca ini, sempat dahulu membuat saya berpikir, "Bagaimana bisa, mengikut Yesus dan meninggalkan segala sesuatu kemudian mendapat 100 kali lipat dari yang kita tinggalkan? Bukankah itu berar...

POKOK-POKOK DALAM MENGUJI NUBUATAN (Bagian 5) LANGKAH PENGUJIAN 4 : PENGGENAPAN DARI NUBUATAN

Oleh : Peter B, MA Mungkin tidak ada ayat yang lebih sering dikutip terkait pengujian nubuatan seperti nats dalam Ulangan 18:20-22 : Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkarya demi nama allah lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? — apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya. Bagi kalangan Kristiani yang masih mengakui dan meyakini karunia Roh maupun pelayanan nubuat, hampir selalu akan merujuk kepada pernyataan taurat di atas apabila ditanya perihal menguji atau membedakan mana nubuat yang bisa dipercaya atau yang berasal dari Tuhan dan mana yang bukan. Ayat ini kerap dikutip begitu...

APAKAH ANDA SEDANG MENDENGARKAN TUHAN?

Oleh Oswald Chambers Mereka berkata kepada Musa: "Engkaulah berbicara dengan kami, maka kami akan mendengarkan; tetapi janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati." —Keluaran 20:19 Kita tidak secara sadar dan sengaja bersikap tidak taat pada Allah — kita cuma tidak peduli untuk mendengarkan Dia. Tuhan telah memberikan perintah-Nya kepada kita, tetapi kita tidak memperhatikannya — bukan karena ketidaktaatan yang disengaja, tetapi karena kita tidak benar-benar mencintai dan menghormati Dia. … "Engkaulah yang berbicara dengan kami, ... tetapi jangan Tuhan berbicara dengan kami ...." (lihat nats) Kita menunjukkan betapa sedikit cinta yang kita miliki pada Tuhan dengan memilih mendengarkan hamba-hamba-Nya daripada Dia sendiri. Kita suka mendengarkan kesaksian pribadi, tetapi kita tidak ingin Tuhan sendiri berbicara kepada kita. Mengapa kita begitu takut Tuhan berbicara kepada kita? Itu karena kita tahu bahwa ketika Tuhan berbicara, kita harus melakukan apa...

POKOK-POKOK DALAM MENGUJI NUBUATAN (Bagian 4) LANGKAH PENGUJIAN 3 : KESELARASAN ISI PESAN DENGAN KARAKTER TUHAN SENDIRI

Oleh Peter B, MA PERKATAAN-PERKATAAN KITA MENYIRATKAN SIAPA SEJATINYA DIRI KITA - Ketika kita bergaul dengan seseorang, lalu secara rutin mendengarkan apa yang disampaikannya kepada kita atau orang-orang yang berinteraksi dengannya, maka lambat laun kita akan tahu (dari cara berkomunikasi, gaya bahasa bahasa dan pesan-pesan yang ia sampaikan) seperti apa karakter orang itu. Apa yang dikomunikasikan dari seseorang, sebenarnya merupakan refleksi atau cerminan dari karakter pribadi orang tersebut. Sebagai contoh: Jika seseorang kerapkali menggunakan kata-kata kotor dan kasar, kita tahu bahwa ia seorang yang suka berbicara seenaknya, pribadi yang sembrono dan kurang bersikap hati-hati setidaknya dalam berkata-kata. Jika seseorang berbicara dengan bahasa yang baik, tertata rapi dan sangat berhati-hati menggunakan pilihan kata maka kita tahu ia seorang yang terbiasa berlaku sopan, pribadi yang santun dan sangat menjaga perilakunya. Sisi lain, jika kita menemukan perkataan seseorang yang seri...