Skip to main content

MENYELIDIKI RENCANA TUHAN DI PILKADA DKI JAKARTA 2017

Oleh: Didit I.

Melalui tulisan ini saya turut mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Bpk. Ahok atas kinerjanya untuk mengubah kota Jakarta seperti membangun rusun dan memberikan fasilitas yang layak bagi warga yg tinggal di pemukiman-pemukiman liar, membangun ruang hijau terbuka (RTH), Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), menjadikan sungai-sungai di Jakarta lebih bersih dan indah, menindak tegas pegawai pemerintah yang mengabaikan tugasnya, membebaskan lahan bantaran Kalijodo menjadi taman bermain dan RTH, membangun transportasi umum ibukota Jakarta yang layak, dan lain sebagainya. Ini merupakan prestasi yang baik sebagai pejabat negara di Indonesia yang bersih dari korupsi. Namun meski demikian rasa bangga kita kepada Bpk Ahok TIDAK BOLEH melebihi rasa kagum kita kepada Tuhan sehingga akhirnya membuat kita lupa mencari kehendak Tuhan atas Indonesia.Tuhan telah menyampaikan sebelumnya bahwa Tuhan ingin supaya Bpk Ahok mundur dan masuk dalam proses Tuhan untuk mempersiapkan diri mejadi pemimpin yang lebih baik. Dan melalui peristiwa pilkada di Jakarta 19 April 2017 lalu, Tuhan mendesak umatNya untuk terus menguji, mencari, menyelidiki dan hidup dalam kehendak Tuhan. Seperti dalam hasil pilkada yang belum memenangkan Bpk. Ahok, kita sebagai umat Tuhan seharusnya menanyakan dan mencari jawaban terkait:

1. APA MAKSUD DAN TUJUAN TUHAN UNTUK GEREJA-GEREJA DAN BANGSA INDONESIA “DIBALIK KEKALAHAN CALON PETAHANA” DI PILKADA DKI JAKARTA”?

2. BAGAIMANA LANGKAH-LANGKAH KITA SELANJUTNYA?

Dan Bukan....

1. MUDAH MENGHAKIMI TANPA PENGUJIAN seperti langsung menghina, memandang rendah baik artikel-artikel, hamba-hamba Tuhan dan orang-orang yang berbeda pandangan dengan dirinya terkait Bpk. Ahok

2. MEMBENARKAN DIRI seperti menyamakan Bapak Ahok dengan Yesus dan tokoh² alkitab tanpa menyelidiki lebih mendalam maksud dan tujuan Tuhan untuk Indonesia.

Saya mengajak anak-anak Tuhan untuk terus menguji, menyelidiki dan mendalami kehendak Tuhan di Indonesia lebih daripada bersegera dan berbondong-bondong menunjukkan simpati kepada pihak yg kalah (yang pada satu sisi justru menajamkan perbedaan dan membuat suasana panas tidak mereda). Alangkah baiknya jika anak-anak Tuhan termasuk Bpk. Ahok mencari dan menyelami kehendak Tuhan sebagai langkah selanjutnya setelah kekalahan ini supaya kita dapat menentukan sikap, keputusan dan arah langkah selanjutnya gereja² Tuhan dalam memperjuangkan pemulihan Indonesia.

MAKSUD DAN TUJUAN TUHAN UNTUK GEREJA-GEREJA DAN BANGSA INDONESIA “DIBALIK KEKALAHAN CALON PETAHANA” DI PILKADA DKI JAKARTA”
Dari peristiwa Pilkada tgl 19 April 2017 kemarin, Tuhan ingin kita tidak hanya melihat dan mengamati saja namun ada pelajaran penting dari peristiwa tersebut yg dapat kita pelajari dan mencari apa yang menjadi kehendakNya. Tuhan menunjukkan Pelajaran penting terkait pilkada DKI Jakarta tersebut adalah:

1. TIDAK MENGANDALKAN manusia dan cara² duniawi dalam pemulihan Indonesia, tetapi MENGANDALKAN Tuhan dan melakukan cara² Tuhan untuk memperjuangkan pemulihan Indonesia.

2. TIDAK MENGAGUMI ideologi, program-progr, fasih dalam bicara dan prestasi manusia, tetapi MENGUJI, MENCARI, MENYELIDIKI dan MELAKUKAN kehendak Tuhan.

3. TIDAK MUDAH MERENDAHKAN dan MENGHAKIMI orang lain, tetapi MEMPERTANYAKAN, BELAJAR DAN BERDISKUSI dengan hamba-hamba Tuhan yang selalu mencari kehendak Tuhan serta MENCARI JAWABAN TUHAN SECARA PRIBADI DALAM FIRMAN DAN DOA.

Ketiga poin pelajaran terkait Pilkada tersebut Tuhan tunjukkan oleh karena FOKUS HATI KITA CENDERUNG MENGAGUMI DAN MENGANDALKAN MANUSIA LEBIH DARIPADA TUHAN BAHKAN SOMBONG. Akibatnya pikiran dan hati lebih terbuka kepada ego dan perkataan manusia daripada firman Tuhan dan kehendak Tuhan atas Indonesia.

Inilah saatnya Tuhan ingin kita merendahkan diri, bertobat, mencari dan serta kehendak Tuhan seperti dalam 2 Tawarikh 7:24 menyatakan:

"Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka."

LANGKAH-LANGKAH KITA SELANJUTNYA
Pertobatan belumlah menjadi sebuat pertobatan tanpa suatu perubahan. Sebab itu setelah bertobat langkah-langkah kita selanjutnya adalah berdiskusi untuk mencari kehendak Tuhan.

Seperti yang telah disampaikan dalam artikel sebelumnya bahwa PERTAMA, Tuhan rindu membangkitkan orang-orang nasionalis di Indonesia yang bersatu untuk membangun kekuatan yang besar dan menguasai jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan.
KEDUA, Tuhan merindukan umat Tuhan dan orang-orang di Indonesia bersama-sama menjaga persatuan Indonesia serta mengawal pemerintahan Presiden Jokowi supaya setiap rencana atau tindakan makar atas Presiden Jokowi dapat digagalkan.

Terkait kehendak Tuhan untuk Indonesia, berikut pesan-pesan profetik dan artikel yang penting untuk kita pelajari bersama:

PESAN TUHAN MENGENAI PEMERINTAHAN YANG BARU
http://worshipcenterindonesia.blogspot.co.id/2014/10/pesan-tuhan-mengenai-pemerintahan-yang_68.html

PESAN TUHAN TAHUN 2017
http://worshipcenterindonesia.blogspot.co.id/2017/01/pesan-tuhan-tahun-2017.html

"JANGANLAH KAMU BODOH…" (Efesus 5:17)
http://worshipcenterindonesia.blogspot.co.id/2017/02/janganlah-kamu-bodoh-efesus-517.html

MENJADI MURID (1)
http://worshipcenterindonesia.blogspot.co.id/2017/03/menjadi-murid-1.html

MENJADI MURID (2)
http://worshipcenterindonesia.blogspot.co.id/2017/03/menjadi-murid-2.html

Dalam pesan Tuhan awal tahun 2017 Tuhan telah memberikan beberapa langkah-langkah penting untuk dilakukan sepanjang tahun 2017 sebagai berikut:
1. Berkomitmen untuk selalu mengoreksi diri, jujur menilai diri sendiri dan mau mengubah diri.

2. Dalam menghadapi segala hal berdoa dan mintalah selalu hikmatNya.

3. Tekun mencari kehendak Tuhan dari berbagai artikel, peristiwa, keadaan alam, dll.

4. Banyak bertanya, berdiskusi dan merenungkan hikmat Tuhan sampai kita memahami prinsip-prinsip kebenaran yang sejati dan apa yang menjadi kesukaan Tuhan.

5. Mencatat dan merenungkan terus-menerus setiap pelajaran rohani atau hikmat yang Tuhan berikan. Sampai kita benar-benar memahami jalan-jalan Tuhan dan kehendak Tuhan dalam kehidupan kita secara pribadi.

6. Mendaftarkan berbagai masalah yang terjadi dalam hidup kita dan mencari penyebab/akar masalahnya (keterlibatan Anda dalam masalah tersebut), bertobatlah dan berdoa minta solusi dari Tuhan.

7. Percaya bahwa Tuhan selalu memberkati, memberikan pertolongan, perlindungan dan pembelaan sesuai dengan waktu dan caraNya.

8. Membagikan prinsip-prinsip kebenaran firman Tuhan yang murni dan pewahyuan terkait Indonesia yang sudah teruji di berbagai media sosial sesuai pimpinan Tuhan. Agar semua orang dapat belajar serta mengetahui kebenaran yang sejati.

9. Membagikan berita-berita (fakta bukan isu/hoax), peristiwa dan perbuatan yang menyingkapkan berbagai penipuan, penindasan dan kejahatan yang mengaburkan antara yang benar dan hampir benar, termasuk antara yang adil dan hampir adil.

10. Berdoa bagi pemerintah Indonesia, lembaga-lembaga pemerintahan, gereja-gereja supaya Tuhan membangkitkan para pemimpin dan penasehat yang memiliki hati jujur, tulus, berani dan berhikmat yang mampu menyelesaikan masalah dengan cepat serta mengadakan terobosan demi terobosan yang drastis.

Kesimpulan
Tuhan ingin kita mencari kehendakNya supaya anak-anak Tuhan dimampukan RohNya untuk mengungkap, menghindari, mematahkan berbagai tipu daya iblis serta berjalan dalam kehendak Tuhan.

Bila umat Tuhan meresponi pesan Tuhan dengan tepat sesuai dengan kehendakNya, yaitu anak-anak Tuhan mau menguji, mencari dan melakukan kehendak Tuhan. Maka Tuhan akan MEMULIHKAN Indonesia. Tuhan akan membangkitkan atas Indonesia para pemimpin nasionalis yang tulus, jujur, berani dan berhikmat dalam pemerintahan.

Sebaliknya..

jika anak-anak Tuhan di Indonesia tidak meresponi proses Tuhan dengan tepat sesuai kehendakNya, Tuhan menyampaikan bahwa PENGHAJARAN Tuhan kepada anak² Tuhan di Indonesia akan SEMAKIN KERAS. Mereka akan melihat semakin banyak orang² yang korup dan munafik akan menguasai jabatan penting dalam pemerintahan dan membuat berbagai program dan keputusan yang menguntungkan pihak² tertentu saja

Doa saya kiranya Roh Kudus menuntun, menunjukkan dan memberikan pengertian mengenai kehendak Tuhan untuk Indonesia. Amin

Salam perjuangan dalam Kristus


Comments

Popular posts from this blog

SIKAP IBADAH YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN (Bagian 2)

Oleh : Peter B, MA Ayat hari ini : Lukas 18:9-14 (TB) 9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain,  Yesus mengatakan perumpamaan ini: 10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. 11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. 13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. 14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa mer...

BERDOALAH BAGI INDONESIA...

Oleh: Bpk. Peter B. MA Hal-hal seperti inilah bentuk-bentuk pembodohan dengan mengacaukan standar dan ukuran. Dimana setiap orang bebas membalikkan dan menyetel ulang ukuran dengan menafikan akal sehat dan obyektifitas. Semua menjadi relatif dan benar menurut pandangan sendiri. Tidak ada yang dapat disebut sebagai ukuran moral dan etis lagi sebab orang mengikuti tendensi dan hawa nafsunya dan menyesuaikan benar atau tidak, tepat atau tidaknya suatu perilaku berdasarkan kepentingan² dirinya sendiri. Sayang sekali, Indonesia menjadi semerosot ini dengan terus bertambahnya bilangan orang yang membuang hikmat sejati tetapi membodohi dirinya dengan pikiran serta pendapatnya sendiri. Tanpa bisa membedakan mana yang benar dan sepertinya benar. Berdoa dan berubahlah demi pemulihan Indonesia… https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1703018979739173&id=324658284241923 https://m.merdeka.com/politik/fadli-zon-soal-twit-sby-memang-banyak-hoax-dan-fitnah-di-medsos.html

HIKMAT DAN KUTIPAN MENGENAI GEREJA YANG ALKITABIAH

Oleh: Bpk. Peter B, MA Gereja seharusnya menjadi sorga di bumi. Itulah yang dialami oleh jemaat mula-mula yang demikian sehati sehingga saling mengasihi dan milik mereka pribadi seperti milik bersama. Semuanya bukan karena dipaksa oleh suatu sistem yang menganjurkan keadilan sosial bagi semua dimana semua orang sama rata dan sama rasa. Semua karena kasih Tuhan yang bekerja di hati sehingga tidak ada tempat lagi untuk saling curiga dan tidak percaya. Mereka semua tulus dan berkomitmen hidup dalam kasih sesuai perintah junjungan dan Tuhan yang mereka sembah, Yesus Kristus (lihat Kisah Rasul 4). Gereja seperti sebuah komunitas yang ideal dimana semua orang berkumpul, dimuridkan dan bertumbuh sebagai ciptaan baru menuju manusia baru yang berbeda karakter dan gaya hidupnya dengan dunia. Jika hari ini gereja justru tampak seperti dunia, maka itulah waktunya untuk meratap. Sebab gereja telah kehilangan jati diri, intisari dan karakter aslinya sebagaimana yang dirancangkan dan ditetapkan Tuhan...