Skip to main content

Posts

LUPUT DARI DUNIA KRISTEN oleh Robert E. Burnell (Bagian 1)

  Perjalanan        Di dalam mimpi saya melihat seorang pria yang berjalan sendirian menyusuri sebuah jalan. Ketika matahari tenggelam di balik perbukitan, tampak muncul sebuah kota. Di dekat kota, musafir itu menyaksikan sejumlah besar gereja. Puncak bangunan dan salib-salib gereja tersebut menembus kaki langit. Langkah si musafir semakin cepat. Apakah tempat ini yang ditujunya? Ia melewati sebuah bangunan yang mengesankan bertuliskan kata-kata yang terbuat dari neon yang berkelap-kelip “Katedral Masa Depan”. Agak jauh dari situ terdapat sebuah stadion yang diterangi lampu sorot dan menyangga sebuah papan iklan yang menyatakan bahwa di sana terdapat lima puluh ribu orang yang menghadiri pertemuan pekabaran Injil selama tiga malam dalam seminggu. Di depan jalan juga terdapat kumpulan kapel “Perjanjian Baru” dan sinagoga orang Kristen Ibrani yang terlihat sederhana. “Apakah ini Kota Allah?” saya mendengar musafir itu bertanya pada seorang wanita yang ...

KEGAGALAN PEMIMPIN ROHANI MENGENALI RAJA/ PRESIDEN PILIHAN TUHAN

Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya." Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Jan ganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." (Samuel 16: 6-7) Samuel kagum akan penampilan Eliab yang meyakinkan sebagai seorang raja dan berpikir bahwa Eliab adalah raja yang hendak Tuhan urapi. Samuel sebagai pemimpin rohani terbesar dan nabi di Israel bisa salah mengenali calon raja pilihan Tuhan. Apalagi pemimpin-pemimpin rohani Top di Indonesia juga berpotensi besar untuk salah mengenali dan mendukung calon presiden yang bukan pilihan Tuhan. Fenomena ini terjadi karena pemimpin rohani menilai raja/ presiden dari ukuran-ukuran manusia (fisik) yang mendukung/ memungkinkan bisa memimpin bangsa (misalnya kaya, berpendidikan t...

PENUNDUKAN DIRI KEPADA KEHENDAK ALLAH DAN MENGHORMATI OTORITAS PEMIMPIN ROHANI

Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam dari Daud, ketika Saul menyuruh orang mengawasi rumahnya untuk membunuh dia. Lepaskanlah aku dari pada musuhku, ya Allahku; bentengilah aku terhadap orang-orang yang bangkit melawan aku. Lepaskanlah aku dari pada orang-orang yang melakukan kejahatan dan selamatkanlah aku dari pada penumpah-penumpah darah. Sebab sesungguhnya, mereka menghadang nyawaku; orang-orang perkasa menyerbu aku, padahal aku tidak melakukan pelanggaran, aku tidak berdosa, ya TUHAN, aku tidak bersalah, merekalah yang lari dan bersiap-siap. Marilah mendapatkan aku, dan lihatlah! Engkau, TUHAN, Allah semesta alam, adalah Allah Israel. Bangunlah untuk menghukum segala bangsa; janganlah mengasihani mereka yang melakukan kejahatan dengan berkhianat! Sela (Mazmur 59: 1-6) Daud berdoa pada malam terakhir karir pelayanannya dalam mendukung visi Saul. Malam itu ujian kelulusan Daud untuk memulai visi pelayanannya sendiri. Daud datang ke istana Saul tanpa membaw...

PEMIMPIN ROHANI YANG KOMPROMI

Dan baiklah kita memindahkan tabut Allah kita ke tempat kita, sebab pada zaman Saul kita tidak mengindahkannya." Maka seluruh jemaah itu berkata, bahwa mereka akan berbuat demikian, sebab usul itu dianggap baik oleh segenap bangsa itu. Lalu Daud mengumpulkan semua orang Israel dari sungai Sikhor di Mesir sampai ke jalan yang menuju Hamat, untuk menjemput tabut Allah dari Kiryat-Yearim. Lalu Daud dan segenap orang Israel berangkat ke Baala, ke Kiryat-Yearim, yang termasuk wilayah Yehuda, untuk mengangkut dari sana tabut Allah, yang disebut dengan nama TUHAN yang bertakhta di atas kerubim. Mereka menaikkan tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru dari rumah Abinadab, sedang Uza dan Ahyo mengantarkan kereta itu. Daud dan seluruh orang Israel menari-nari di hadapan Allah dengan sekuat tenaga, diiringi nyanyian, kecapi, gambus, rebana, ceracap dan nafiri. Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Kidon, maka Uza mengulurkan tangannya memegang tabut itu, karena lembu-lem...

HATI SEORANG PEMIMPIN ROHANI SEJATI

Jadi TUHAN mendatangkan penyakit sampar kepada orang Israel, maka tewaslah dari orang Israel tujuh puluh ribu orang. Pula Allah mengutus malaikat ke Yerusalem untuk memusnahkannya, dan ketika hendak dimusnahkannya, maka TUHAN melihatnya, lalu menyesallah Ia karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya itu, lalu berfirmanlah Ia kepada malaikat pemusnah itu: "Cu kup! Turunkanlah sekarang tanganmu itu!" Pada waktu itu malaikat TUHAN itu sedang berdiri dekat tempat pengirikan Ornan, orang Yebus. Ketika Daud mengangkat mukanya, maka dilihatnyalah malaikat TUHAN berdiri di antara bumi dan langit, dengan di tangannya pedang terhunus yang diacungkan ke atas Yerusalem. Lalu dengan berpakaian kain kabung sujudlah Daud dan para tua-tua. Dan berkatalah Daud kepada Allah: "Bukankah aku ini yang menyuruh menghitung rakyat dan aku sendirilah yang telah berdosa dan yang melakukan kejahatan, tetapi domba-domba ini, apakah yang dilakukan mereka? Ya TUHAN, Allahku, biarlah k...

PEMIMPIN ROHANI YANG SUNGGUH-SUNGGUH BERDOA

Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman. Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hat i yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?" Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. (1 Raja-Raja 3: 7-10) Tuhan mengangkat Salomo menjadi raja atas Israel menggantikan Daud. Salomo menyadari dirinya masih sangat muda dan belum berpengalaman. Sedangkan tugasnnya sangat besar yaitu memimpin umat Allah yang sangat besar kepada pengenapan rencana Allah. Salomo berdoa minta hikmat (hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat ...

TUJUAN TUHAN MEMBENTUK JARINGAN DI ANTARA PEMIMPIN ROHANI

Yang seorang menolong yang lain dan berkata kepada temannya: "Kuatkanlah hatimu!" Tukang besi menguatkan hati tukang emas, dan orang yang memipihkan logam dengan martil menguatkan hati orang yang menempa di atas landasan; ia berkata tentang patrian: "Itu baik," lalu menguatkannya dengan paku-paku, sehingga tidak goyang. Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham, yang Kukasihi; engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: "Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau"; janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. Yesaya 41: 6-10 Dari nats dia atas kita belajar bahwa: Di dalam kegerakan pekerjaan Allah yang besar (lingkup nasional) adalah ...