Skip to main content

Posts

RELEVANSI IBADAH LIVE STREAMING / SECARA ONLINE DI MASA WABAH CORONA

Oleh : Peter B Terkait petunjuk dan panduan untuk memaksimalkan ibadah live streaming (secara online), ada beberapa hal yang mengusik hati saya pada saat membaca dan menelitinya.  Beberapa keberatan saya antara lain:  • Apakah hadirat Allah hanya akan dirasakan pada saat ibadah di gereja? • Mengapa ada keharusan fokus pada ibadah Minggu tersebut sehingga terkesan tidak ada makanan rohani utama selain dari ibadah Minggu online tsb? • Mengapa pesan untuk berusaha masuk hadirat Tuhan, memberi perhatian penuh, menanggapi firman dan berkomitmen pada Tuhan difokuskan pada ibadah Minggu online tsb? Tidakkah itu merupakan sikap yang sudah seharusnya ada dan terus dikembangkan setiap anak² Tuhan, BUKAN HANYA pada ibadah² Minggu maupun online saja tetapi dalam setiap kesempatan untuk berhubungan dengan Tuhan? • Apa sesungguhnya relevansi ibadah streaming dengan kondisi wabah yang sedang kita alami ini? Apa sebenarnya tujuan mengadakan ibadah semacam itu?  Tidakkah pertemuan t...

KEADAAN YANG BELUM NYATA YANG MULIA

Oleh Peter B, MA Saya rindu membagikan tulisan Oswald Chambers yang hingga kini bagi saya menuliskan hal² yng begitu detail, seksama, tajam dan dalam terkait hidup rohani sejati di hadapan Tuhan dan apa yang seringkali menjadi sikap hati kita yang salah di hadapan Tuhan. Bacalah dan renungkanlah.  Semoga hikmat Tuhan menjadi bagian rekan² semua yang membaca dan merenungkan renungan ini :  Keadaan yang Belum Nyata yang Mulia Kecenderungan lahiriah kita adalah untuk selalu cermat – mencoba membuat prakiraan apa yang terjadi ke depan ini, karena kita cenderung beranggapan bahwa sesuatu yang belum pasti, belum nyata, adalah hal yang buruk. Kita berpendapat bahwa kita harus mencapai suatu sasaran yang sudah harus diantisipasi sebelumnya. Namun, pandangan demikian bukanlah ciri kehidupan rohani. Ciri kehidupan rohani adalah bahwa kita pasti dalam hal-hal yang belum nyata, sehingga kita tidak (perlu) merasa gamang karenanya.  Memang akal sehat kita akan berkata, “Bagaimana...

RENUNGAN DARI MAZMUR 100:3

Oleh Peter B, MA Psalms 100:3 (NASB) Know that the LORD Himself is God; It is He who has made us, and not we ourselves. Mazmur 100:3 Ketahui bahwa TUHAN/YAHWEH itu Tuhan!  Dialah yang menjadikan kita, bukan diri kita sendiri.  Banyak yang mengaku sebagai penyembah² Allah dalam Alkitab, Allah Abraham Ishak dan Yakub. Namun _belum tentu_ mereka mengenal Dia.  Salah satu indikasi utama bahwa seseorang mengenal bahwa Yahweh itu Tuhan adalah kesadarannya bahwa Dia adalah Sang Pencipta dan dirinya adalah ciptaan-Nya.  Pengertian ini saja seharusnya membawa implikasi nyata dalam sikap hidup sehari² :  • ada rasa segan, takut, gentar, dan hormat akan Tuhan di hati. Menghormati perkataan-Nya, menghargai dan tidak sembarangan di hadapan hadirat-Nya, ada kesadaran yang kuat akan keberadaan, kemahatahuan dan kemahadiran-Nya • ada penundukan diri akan kedaulatan-Nya,  condong untuk taat kepada-Nya daripada bersikap menentang dan berbantah dengan Dia • mengakui kel...

HIKMAT DAN KUTIPAN

MENJAGA DIRI DAN HATI" SESUAI INJIL LUKAS 21:34 (BAGIAN 2)

Oleh Peter B,  MA Menambahkan sedikit tentang 3 hal yang harus ditinggalkan dan dijauhi dalam kehidupan pengikut² Kristus:  • 3 hal tsb : (1) hidup fokus berfoya² dan menikmati kesenangan dunia, (2) hidup dalam kemabukan, (3) larut dalam kekuatiran² dunia, sejatinya mewakili cara hidup mayoritas orang di dunia yang tidak mengenal Tuhan, yang tanpa Tuhan, atau yang jauh dari Tuhan.  • 3 hal tsb juga menggambarkan keadaan jiwa manusia selama menjalani hidup di dunia.  • Hidup bersenang² dan berfoya²  merujuk pada orang² yang memiliki kelebihan materi dan menggunakannya untuk mengejar kenyamanan, kesenangan dan kemewahan hidup. Waktu, tenaga, dan dana diboroskan untuk tujuan² memuaskan keinginan dan nafsunya. Entah seseorang berlimpah harta atau tidak, pengejaran kesenangan bisa menjadi salah satu cara menjalani kehidupan selama di dunia.  • hidup dalam kemabukan  menggambarkan keadaan mereka yang mengalami tekanan jiwa, stress, depresi dan berusaha...

"MENJAGA DIRI DAN HATI" SESUAI INJIL LUKAS 21:34 (BAGIAN 1)

Oleh Peter B,  MA Saya rindu membagikan ayat berikut ini menjadi perenungan bagi kita semua…   Lukas 21:34 (TB)  " Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora  dan kemabukan  serta kepentingan-kepentingan duniawi  dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Lukas 21:34 (JAWSUR)  Gusti Yésus ngomong: “Jaganen awakmu déwé! Aja sampèk kowé namung mikirké bab sukak-sukak , mangan énak lan ombèn-ombèn waé . Lan aja kokèhan mikirké bab kabutuhané urip, mengko kadung dinané Gusti teka dadakan, kowé durung tata-tata. Luke 21:34 (KJV)  And take heed to yourselves, lest at any time your hearts be overcharged with surfeiting , and drunkenness , and cares of this life , and so that day come upon you unawares. Luke 21:34 (NET)  “But be on your guard so that your hearts are not weighed down with dissipation  and drunkenness  and the worries of this life , and that day close do...

GAIRAH BERTEMU DENGAN YESUS

"Kami ingin bertemu dengan Yesus" (Yohanes 12:21) Seruan duniawi adalah, "Siapa yang akan menunjukkan kebaikan kepada kita?" (Mazmur 4:7). 5 yang mencari kepuasan dalam kenyamanan, kesenangan, dan kekayaan duniawi.   Tetapi orang berdosa yang disadarkan, hanya tahu satu hal yang baik.  "O, kiranya aku tahu di mana aku bisa menemukan Dia!"   Ketika orang itu benar-benar dibangunkan untuk merasakan kesalahannya, bahkan jika kamu bisa menuangkan emas India di kakinya, dia akan berkata, "Bawa itu pergi: aku hanya ingin menemukan Tuhan." Sungguh ia diberkati ketika ia telah membawa hasratnya pada suatu fokus, sehingga semuanya terpusat pada satu objek.  Ketika dia memiliki lima puluh keinginan yang berbeda, hatinya hanya serupa lumpur yang tergenang air, yang menyebar ke rawa, membiakkan racun da penyakit sampar. Tetapi ketika semua keinginannya dibawa ke satu arah saja, hatinya menjadi seperti sungai air murni, mengalir deras untuk menyuburkan ...